Senin, 17 Oktober 2016

DAFTAR CHIP PULSA MURAH

 KLIK LINK DIBAWAH INI :

FORMULIR PENDAFTARAN


Langkah Pertama (Pemilihan Sponsor dan atau Upline)

No Sponsor : DMA240729
No Upline :
Posisi : Kanan Kiri

:
Keterangan :
  1. Kosongkan kolom No Upline kalau tidak mengetahuinya, sistem akan mencarikan No Upline berdasarkan No Sponsor yang dimasukkan.
  2. Sistem akan mengecek No Upline dan No Sponsor apakah dalam satu jaringan atau tidak, Sistem akan menolak apabila No Upline dan No Sponsor tidak dalam satu jaringan.
  3. Pastikan No Upline dan atau No Sponsor berawalan DMA, contoh : DMA10001
 KLIK LINK DIBAWAH INI :
http://dni.co.id/?show=gabung&step=1

Langkah Kedua Pendaftaran

Data Identitas Calon Anggota
Nama :
Alamat :
Kota :
HP Keagenan :

Contoh : 081233645533
Data Bank Calon Anggota
Nama Rekening :
Bank :
No Rekening :
Cabang :
* Ket : Nama pemilik Rekening harus sama dengan nama pada profil
Data Upline Dan Sponsor
Upline : DMA240729 - EKO BAMBANG (SURAKARTA)
Sponsor : DMA240730 - EKO BAMBANG (SURAKARTA)
Posisi : Kanan
Data Aktivasi & Password
Password :
Password Lagi :
Pertanyaan :
Jawaban : **Harus Diisi
Nomor Serial :
PIN Serial :
Saya Setuju dengan Peraturan PT Duta Network Indonesia




Beberapa petunjuk singkat :
Isilah DMA240729
Posisi dipilih kanan
kemudian tekan lanjut,
selanjutnya sistem yang akan memproses PENDAFTARAN ANDA,

Selanjutnya anda SMS/CALL  konfirmasi ke no: 085229939317.
#daftar# an.anda#no.hp#gabung1, bca, 185.xxx#
keterangan :
daftar     = anda dianggap setuju, untuk bergabung dng PT.DNI.
an.anda = nama lengkap pendaftar.
no.hp    = no. hp GSM/CDMA yang aktip untuk nanti menerima transfer PULSA.
gabung1 = jika gabung 1 hak usaha = Rp 185.000,-; 3 HU=Rp 555.000,- ;7 HU=Rp 1.295.000,-
bca        = bank bca,an.eko bambang,rekng : 0152702122, cab solo
185.xxx = besaran nilai transfer sesuai pilihan untuk gabung 1 HU,3 HU atau 7 HU,xxx tmbhn kode unik   untuk membedakan anda dengan pendaftar yang lain/ serupa !
**) Jika membutuhkan Alat Bantu berupa CD + PANDUAN , anda menambah Rp 150.000,- sebutkan alamat lengkap, free ong.kirim seluruh Indonesia.

Selanjutnya anda tinggal menunggu konfirmasi ulang langsung ke hp anda????

SELAMAT BERGABUNG,???
ANDA AKAN MENDAPATKAN KESEMPATAN HIDUP YANG LEBIH BAIK.
BUKTIKAN SEGERA,...?????




WEBSITE RESMI PT.DNI  :
http://www.dni.co.id/?ref=DMA240729  ;
http://www.dni.co.id/?ref=DMA240730
http://www.dni.co.id/?ref=DMA243145 ;
http://www.dni.co.id/?ref=DMA243150
http://www.dni.co.id/?ref=DMA243154

Jumat, 14 Oktober 2016

The Power of Action: Melawan Rintangan, Menaklukan Hambatan (Local Wisdom 6)

The Power of Action: Melawan Rintangan, Menaklukan Hambatan (Local Wisdom 6) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Oleh: Agung Praptapa
Anda menginginkan sesuatu tetapi belum terwujud? Saya yakin banyak dari kita mengalami hal ini. Banyak dari kita menginginkan sesuatu tetapi belum juga didapatkan. Mari kita telusuri mengapa apa yang kita inginkan belum juga kita dapatkan? Tentunya banyak sekali alasan. Tetapi coba kita amati dengan cermat. Ternyata hampir semua yang kita inginkan tersebut belum juga kita dapatkan karena kita hanya “ingin”, tetapi tidak pernah bertindak sama sekali untuk mendapatkan yang kita mau. Think only, talk only, but NO ACTION! Mengapa penyakit NO ACTION ini hinggap dibanyak orang? Mari kita telusuri satu persatu. Terdapat beberapa alasan mengapa orang memilih “no action”. Alasan pertama adalah karena mereka tidak bisa melihat pentingnya dan kemendesakan dari apa yang kita inginkan tersebut. Tidak ada sense of urgency. Kalau realitanya apa yang kita inginkan tersebut memang tidak penting, tidak apa-apa kalau hal tersebut tidak terlaksana. Toh hanya sesuatu yang tidak penting. It’s still all right. Tetapi masalahnya banyak hal yang sebetulnya penting (urgent) tetapi kita tidak menyadari kalau hal tersebut adalah p
... baca selengkapnya di The Power of Action: Melawan Rintangan, Menaklukan Hambatan (Local Wisdom 6) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 12 Oktober 2016

Kematian Tanpa Sesal

Kematian Tanpa Sesal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
“Rara, bangun..!”
“Hoamm.. iya ibu, Rara sudah bangun”.
Kulirik jam dinding yang tergantung manja di tembok kamarku. Jarum-jarum mungilnya menunjukkan bahwa saat ini jam berjalan pukul 04.50 pagi. Saatnya bangun, dan segera menunaikan shalat shubuh. Hari ini aku ada jadwal untuk pergi ke sekolah. Maklum setelah Ujian Nasional berlangsung, jadwal untuk pergi ke sekolah menjadi berkurang dan terkesan tidak menentu.
Kini saatnya untuk pergi ke sekolah. Sejenak melepas rasa rinduku kepada teman-teman yang selama tiga tahun di masa putih abu-abu selalu menemani hari-hariku. Sebenarnya jadwal masuk sekolah hari ini kami buat sendiri. Ya sekedar melaksanakan tradisi turun temurun untuk mencorat-coret seragam kebesaran kami. Tapi tak perlu khawatir, tingkah kami masih berada di batas kewajaran dan tidak sampai menganggu aktifitas masyarakat sekitar.
“Hai Rara”.. sapa teman-temanku bebarengan.. sambil memperlihatkan senyum paling menawan yang mereka semua miliki. Begitulah mereka, selalu tampil kocak dan penuh keceriaan. Rasanya aku tak menyesal mempunyai teman-teman sekelas seperti mereka. Yang kadang menjengkelkan tapi juga ngangenin. hhehe.. Ternyata sudah banyak juga teman-teman yang telah tiba di sekolah.
“Apaan sih kalian. Pakek senyum-senyum seperti itu”. Jawabku menggoda.
“Oh, jadi ru
... baca selengkapnya di Kematian Tanpa Sesal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 03 Oktober 2016

Nenek ku Pahlawanku

Nenek ku Pahlawanku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Ketika itu aku menyambut hari baru dengan mencari udara segar di pagi yang masih gelap gulita. ketika aku berjalan menyusuri kota. Aku melihat seorang nenek tua yang tinggal di rumah yang tak layak untuk di tempati. ternyata walaupun nenek ini sudah tua tapi ia tetap ingin mengajarkan orang yang belum tau tentang pendidikan, terutama tentang membaca. Ia tidak mau melihat warga indonesia tidak mengenal huruf. Ternyata nenek ini tidak mau menyiakan sisa hidup nya. tempat nenek ini mengajarpun tidak dekat. setiap hari ia menyusuri jalan sejauh 5 km. Itu semua ia lakukan agar seluruh rakyat indonesia bisa membaca. walaupun yang ia ajarkan adalah seumuran dengan dia.. suatu saat aku berjalan melewati rumah nenek tersebut, beliau pun memanggil aku.
“nak.. nak ada apa kamu gelap gulita begini ada di depan rumah nenek yang sudah mau rubuh ini.”
“maaf nek aku hanya ingin tau apa yang nenek lakukan (jawab aku). “owh, kalau begitu silahkan masuk nak, tapi nenek mohon maaf sebelum nya karna rumah nenek seperti ini “kata nenek itu”
Ah tidak papa kok nek “jawab ku”. Sebenarnya kamu pingin tau apa sih nak dari nenek” kata nenek. aku pun menjawab “sebenarnya nek, aku melihat nenek dari kemaren berjalan sangat jauh sekali, mang nya nenek kemana sih?.
... baca selengkapnya di Nenek ku Pahlawanku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 16 Agustus 2016

Aku Ibu dan Piano

Aku Ibu dan Piano Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Januari 1996
Alunan suara piano menyejukkan hati pendengarnya. Para juri menutup kedua matanya. Senyuman tersungging di bibir mereka. Gerakan jemari sang pianis bergerak dengan serasi dan lembut. Chopin – Etude Op 10 Number 3. 4 menit 21 detik. Dalam waktu 4 menit saja, semua orang di ruangan itu tersentuh hatinya. Satu persatu dari mereka berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah. Para juri tidak bisa berhenti tersenyum. Begitu juga dengan sang pianis. Sang pianis berdiri dan menghadap ke para penonton dan memberikan hormat dengan hati yang sangat puas.
“Keren banget!” Teriak Debby
“Aku sampe merinding tadi! Itu benar-benar pertunjukkan terbaikmu, Fhina!” Maria meranggkul sahabatnya itu.
Fhina tersenyum senang. Kedua tangannya memeluk piala yang baru saja ia dapatkan. “Makasih ya sudah datang tadi.”
“Makasih juga tiket gratisnya! By the way congratulation! You won the concert, baby!” Balas Debby.
“Iya selamat ya Fhina! Kamu memang patut dibanggakan!”
“Makasih! Makasih semuanya makasih! He he he”
Malam itu, Fhina pulang dengan piala barunya. Ia tak sabar untuk pulang dan mengabarkan berita hebat ini ke kedua orangtuanya. Ayah dan ibunya memang tidak bisa menghadiri konser sekaligus lomba hari ini. Mereka sibuk bekerja dari pagi sampai malam. Karena itulah, tiket yang sudah
... baca selengkapnya di Aku Ibu dan Piano Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 11 Agustus 2016

Cangkir Tindih Merah Putih

Cangkir Tindih Merah Putih Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Subuh buta belum tersentuh matahari dinginpun masih menusuk. Tapi, anak-anak di desaku termasuk aku. Akan segera berangkat ke sekolah yang jauh seberang desa ini dan kami harus melewati sungai yang memisahkannya. Namun, tak ada benda melayang diatasnya yang memisahkan sungai. Jadi, setiap akan berangkat kami harus membawa sebuah kayu panjang yang ujungnya pipih dan agak lebar, sendiri karena harus menggunakan perahu kecil yang terbuat dari pohon rotan dan hanya dapat memuat 1 atau 2 orang saja. Bisa juga memuat 3-4 orang jika perahunya agak besar.
Biasanya teman-temanku menjemputku. “Tapi, kenapa hari ini mereka tak menjemput?” aku bergumam dalam hati. “Ya sudahlah, mungkin mereka lupa karena terburu-buru” pikirku tidak memasalahkannya. Aku lari terbirit-birit menyusul teman-temanku, hampir aku melupakan sesuatu yang penting untuk mengarungi sungai dengan perahu ”dayung…ya…dayung” aku merasa ada yang kurang.
Saat di sungai, teman-temanku sudah sampai di tengah sungai sedang aku masih ditepi. “Hei….tunggu aku” ku panggil mereka, tapi tak ada yang dengar. segera ku dayung perahuku menyusul mereka, ku dayung begitu cepatnya, hingga akhirnya”…byuuuuuuuuur…..tolong…tolong…” terceburlah sudah aku ke sungai. Tapi, teman-temanku tak ada yang menyadari teriakank
... baca selengkapnya di Cangkir Tindih Merah Putih Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 04 Agustus 2016

Semangkuk Bakso

Semangkuk Bakso Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.
“Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan,” gerutunya dalam hati. “Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!”
Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya.
Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso.
“Mau beli bakso, neng? Duduk s
... baca selengkapnya di Semangkuk Bakso Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu